Tarian Parangmaya Pukau Pengunjung Explore Exotica of Borneo

January 2, 2014 by  
Filed under Profil

Vivaborneo.com – Ratusan pengunjung yang memadati anjungan KalimantanTimur saat pelaksanaan promosi bersama empat provinsi di Kalimantan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dengan tema “Explore Exotica of Borneo” yang berlangsung Sabtu 23 Juni 2013 lalu, dibuat terpukau oleh Tarian Parangmaya yang dibawakan oleh binaan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Taman Budaya Provinsi Kaltim. Read more

Sambal Tempoyak, Durian yang telah Difermentasi

January 2, 2014 by  
Filed under Kuliner

Durian adalah nama tumbuhan tropik yang berasal dari Asia Tenggara, sekaligus nama buahnya yang bisa dimakan. Nama ini diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga berbentuk duri-duri.Durian berasal dari Indonesia, Malaysia, dan Brunei, meskipun pohonnya dapat tumbuh di sembarang cuaca yang serupa. Pusat keragaman biologi dan ekologi durian adalah Borneo (Pulau Kalimantan).

Akan tetapi yang menjadi eksportir penting durian adalah Thailand, yang mampu mengembangkan kultivar dengan mutu tinggi. Tempat yang lain di mana durian ditanam termasuk Mindanao di Filipina, Queensland di Australia, Kamboja, Laos, Vietnam, India, dan Sri Lanka. Di Filipina, pusat penghasil durian adalah di daerah Davao di Pulau Mindanao. Festival Kadayawan merupakan perayaan tahunan untuk durian di Davao City.

Di dunia Barat, durian dapat ditemukan di toko-toko Asia milik orang Vietnam, Tionghoa, Thai, dll.

Tempoyak, Durian yang Difermentasi

Durian terutama dipelihara orang untuk buahnya, yang umumnya dimakan (arilus atau salut bijinya) dalam keadaan segar. Pada musim raya durian, buah ini dapat dihasilkan dengan berlimpah, terutama di sentra-sentra produksinya di daerah. Secara tradisional, daging buah yang berlebih-lebihan ini biasa diawetkan dengan memasaknya bersama gula menjadi dodol durian (biasa disebut lempok), atau difermentasi menjadi tempoyak. Selanjutnya, tempoyak yang rasanya masam ini biasa menjadi bahan masakan seperti sambal tempoyak, atau untuk campuran memasak ikan.

Durian pun kerap diolah menjadi campuran bahan kue-kue tradisional, seperti gelamai atau jenang. Terkadang, durian dicampurkan dalam hidangan nasi pulut (ketan) bersama dengan santan. Dalam dunia masa kini, durian (atau aromanya) biasa dicampurkan dalam gula-gula, es krim, susu, dan pelbagai jenis minuman lainnya.

Bijinya biasa dimakan sebagai camilan setelah direbus atau dibakar, atau dicampurkan dalam kolak durian. Biji durian yang mentah beracun dan tak dapat dimakan karena mengandung asam lemak siklopropena (cyclopropene). Salut biji ini umumnya manis dan sangat bergizi karena mengandung banyak karbohidrat, lemak, protein dan mineral. Setiap 100 g salut biji mengandung 67 g air, 28,3 g karbohidrat, 2,5 g lemak, 2,5 g protein, 1,4 g serat; serta memiliki nilai energi sebesar 520 kJ. Durian juga banyak mengandung vitamin B1, B2, dan vitamin C; serta kalium, kalsium dan fosfor

Kuncup daun (pucuk), mahkota bunga, dan buah yang muda dapat dimasak sebagai sayuran.

Durian (Durio zibethinus), Nilai khasiat per 100 g; Tenaga 150 kkal620 kJ; Karbohidrat27.09 g;

Serat diet3.8 g;Lemak5.33 g; Protein 1.47 g; Air 65g; Vitamin C19.7 mg33%; Kalium43mg(Source: USDA Nutrient database)

Berikut cara membuat tempoyak durian;

Bahan

– buah durian terlalu matang dan cenderung berasa asam-pahit

– sedikit garam

Pembuatan

Ambil daging buah durian.masukan ke dalam guci atau stoples sembari bubuhi garam secukupnya,lalu ditutup rapat. Setelah sekitar Satu Minggu, buka dan diaduk rata.tempoyak siap digunakan.

Sambal Tempoyak; Campurkan Tempoyak (seperlunya) yang akan dimasak dengan bawang putih, bawang merah, dan cabe yang telah dihaluskan atau dipotong kecil-kecil. Tambahkan sedikit gula sebagai pengganti penyedap rasa. Goreng sebentar (sekitar 2-3 menit) didalam penggorengan dengan minyak goreng secukupnya untuk melayukan bahan-bahan tersebut. Setelah layu, tempoyak siap dihidangkan hangat-hangat.(vb-01/ncc)

Pesona Tersembunyi Pantai Ambalat

January 2, 2014 by  
Filed under Pesona

DERETAN pohon kelapa di sisi kiri dan kanan dengan buah bergantungan, bagaikan pagar hidup menyambut kedatangan para pengunjung ketika memasuki gerbang pantai Ambalat yang terletak di kelurahan Amborawang Laut kecamatan Samboja Kutai Kartanegara (Kukar). Read more

Air Terjun Tagur Tinggi di Lempake Mulai Dilupakan

January 2, 2014 by  
Filed under Pesona

SAMARINDA – vivaborneo.com, Keberadaan obyek wisata air terjun Tagur Tinggi di Kelurahan Lempake Samarinda Utara hampir tidak terdengar dan tidak diketahui oleh sebagian masyarakat Samarinda. Padahal jaraknya dari pusat kota sangat dekat dan dapat ditempuh setengah jam dari pusat kota menggunakan kendaraan roda dua atau empat.

Air Terjun Tagur Tinggi selama ini merupakan daerah tangkapan dan resapan  air bagi masyarakat sekitarnya yang dikelola oleh Balai Wilayah Sungai  III Kalimantan.

Pada tahun 85-an, kawasan Air Terjun Tagur Tinggi seluas lima hektar adalah kawasan wisata alam selain obyek wisata waduk Benanga. Saat itu, Gubernur Kaltim H. Soewandi membangun obyek wisata Air Terjun Tagur Tinggi untuk pengembangan angrek hitam, selain di habitat aslinya di Kersik Luawy Kabupaten Kutai Barat.

Namun setelah Gubernur berganti dari H. Soewandi kepada H.M Ardans  keberadaan Air Terjun Tagur Tinggi seakan ditinggalkan. Padahal akses jalan masuk menuju lokasi telah dilakukan pengerasan hingga beraspal.

Sejak tahun 1990-an, obyek wisata Air Terjun Tagur Tinggi yang menempati tanah milik Pemprov Kaltim ini mulai dilupakan oleh masyarakat. Apalagi di tahun 1990-an mulai berdiri banyak pusat-pusat perbelanjaan modern di Samarinda.

Menurut Ketua RT 23 Kelurahan Lempake, Sahar, keberadaan Air Terjun Tagur Tinggi mulai menyusut kunjungan wisatawan lokalnya menjelang tahun 2000. Begitupun jalan masuk ke lokasi mulai tidak terurus dan ditumbuhi oleh rumbut dan pohon-pohon rindang.

Areal seluas lima hektar milik Pemprov Kaltim ini kini hanya menyisakan semak belukar dan tidak ada lagi spesies anggrek hitam yang tersisa.

“Untungnya, sebagai daerah tangkapan air, penduduk setempat selalu menjaga kawasan ini agar tetap bersih dan airnya dapat  dimanfaatkan untuk minum dan keperluan lainnya,” ujarnya.

Dengan debit air yang begitu besar dan Kelurahan Lempake ini adalah daerah pertanian, maka keberadaan  Air Terjun Tagur Tinggi sebagai daerah resapan dan tangkapan air sangat berguna untuk menjaga debit air untuk sawah-sawah milik petani.

Masyarakat desa Tagur Tinggi yang berjumlah 100 kepala keluarga berharap agar Pemerintah Provinsi dan Kota Samarinda dapat mengelola Air Terjun Tagur Tinggi sebagai  obyek wisata alternatif  selain waduk Benangan dan air Terjun Tanah Merah yang letaknya lebih jauh.

“Selama puluhan tahun warga menjaga Air Terjun Tagur Tinggi karena airnya dapat dimanfaatkan oleh warga sekitarnya. Kita berharap keberadaan Air Terjun Tagur Tinggi dapat kembali dikelola agar masyarakat banyak berkunjung,” harap Sahar.(vb/yuliawan)

Delapan Hotel di Samarinda Terima Sertifikat Hotel Berbintang

January 2, 2014 by  
Filed under Hotel

SAMARINDA, vivaborneo.com – Delapan hotel berbintang di Samarinda menerima Sertifikat Hotel Berbintang untuk Kota Samarinda dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Read more

Nonton Film 3D Tanpa Kacamata di Planetarium

January 2, 2014 by  
Filed under Pesona

Tenggarong – vivaborneo.com, Planetarium Jagad Raya Tenggarong (PJRT) Kutai Kartanegara (Kukar) kini menjadi satu-satunya di Indonesia wahana yang bisa menampilkan film tiga dimensi (3D) tanpa menggunakan kacamata. Read more

DKD Kutim Gelar Festival Tari Daerah

January 2, 2014 by  
Filed under Festival Budaya

SANGATTA- vivaborneo.com, Guna melestarikan tarian daerah, Dewan Kesenian Derah (DKD) Kutim mengegelar festival kesenian daerah. Kegiatan yang dipusatkan di kecamatan Kongbeng itu diikuti 18 sanggar se-Kutim. Masyarakt juga memberikan sambutan antusias saat digelar festival tersebut. Read more

Pantai Pangempang Akan Dijadikan Wisata Watersport

January 2, 2014 by  
Filed under Pesona

TENGGARONG – vivaborneo.com, Pantai Pangempang di Kecamatan Muara Badak Kutai Kartanegara (Kukar) akan dikembangkan menjadi wahana olahraga air. Read more

Kedaton Gelar Seminar Budaya Keraton

January 2, 2014 by  
Filed under Headline

TENGGARONG – vivaborneo.com, Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura menggelar seminar Budaya khas Keraton Kutai Kartanegara, yang diperuntukan bagi masyarakat umum, para budayawan dan perias pengantin, di ikuti kurang lebih 200 orang peserta. Read more