Sensasi Gua Haji Mangku di Pulau Maratua

June 21, 2016 by  
Filed under Headline

Derawan-145

Mulut Gua Haji Mangku yang menawan dengan warna air kebiruan, diharapkan dapat menarik wisatawan untuk menjelajah Pulau Maratua di Kabupaten Berau.(foto: wiranurmansyah.com)

Pulau Maratua di Kabupaten Berau Kalimantan Timur, selain menjadi surga bagi para penyelam yang mengagumi dunia di bawah laut, kini  juga menawarkan keindahan lainnya.

Salah satu destinasi yang menarik yaitu Gua Haji Mangku yang terletak di Kampung Payung-Payung atau beberapa puluh meter dari bibir pantai utara Maratua. Nama yang disematkan  berasal dari penemunya yaitu Haji Mangku warga Maratua, namun tak ada yang tahu pasti kapan gua ini ditemukan tetapi Gua Haji Mangku sendiri mulai ramai dikunjungi wisatawan sejak tahun 2000-an.

Untuk menuju Gua Haji Mangku dari Kampung Tanjung Harapan dapat menggunakan sepeda motor selama 20 menit, lalu melanjutkan trekking ringan sekitar 30 menit hingga sampai ke Gua melewati jalur penuh karang.

“Dari Tanjung Harapan 6 kilometer ke Payung-Payung, dari Payung-Payung menuju Gua Haji Mangku sekitar 2 kilometer. Untuk mencapai bibir gua sekitar 200 meter dapat dilewati dengan berjalan kaki,” ujar Wikra Sanjaya yang merupakan putra daerah Maratua.

Setelah tiba di bibir Gua, melongok kebawah, terlihat mulut Gua Haji Mangku dengan airnya yang begitu jernih seperti danau sempit tanpa dasar. Airnya berwarna biru tua yang sesekali bercampur dengan hijau toska muda karena sedikit cahaya yang menerobos dedaunan. Inilah fenomena ilusi optik yang menjadikan warna air payau ini begitu magis bagi mata yang memandang.

Pemandangan kebawah gua seperti ruang sempit membentuk jurang di tengahnya, dengan dasar yang tak terlihat. Gelap dan dingin. Pengunjung dapat berenang dan menikmati sensasinya.  Anda tertarik ? (VB/RDG/*)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.