March 9, 2018 by  
Filed under Headline

TANAH GROGOT, VIVABORNEO.COM,  – Pemerintah Provinsi Kaltim terus mendorong sektor pariwisata untuk menjadi sektor yang mampu menggantikan sumber daya alam seperti migas dan batu bara.

Hal tersebut ditegaskan Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setprov Kaltim HM Sa’bani saat mewakili Gubernur Kaltim pada Rapat Koordinasi Teknis Pariwisata se-Kaltim 2018 di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Paser, Kamis (1/3).

Menurut dia, sektor pariwisata kalau dieksploitasi secara maksimal akan menjadi salah satu lokomotif ekonomi Kaltim yang berkelanjutan dan terbarukan. “Pariwisata harus mampu menambah dan menarik lebih banyak wisatawan ke Kaltim,” katanya.

Sa’bani meminta insan pariwisata untuk mencermati isi kampanye pasangan calon yang akan bertarung di Pemilihan Gubernur Kaltim 2018.

“Jadi perlu juga kita cermati nanti, apakah ada pasangan  calon  gubernur yang menyinggung dan memaparkan visi dan keberpihakan mereka pada dunia pariwisata,’ tegas Sa’bani,

Jika nanti terpilih gubernur baru, maka  hendaknya terus berpihak pada dunia pariwisata dan terus mendorong sektor ini menjadi sektor andalan untuk menggantikan sektor pertambangan dan industri migas.

Dukungan Pemprov Kaltim ini diantaranya pembangunan infrastruktur jalan, bandara di kabupaten/kota , pelabuhan dan berbagai fasilitas pendukung pariwisata lainnya.

“Kita sudah ada Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, ndak lama lagi ada bandara di Samarinda, begitu juga dengan kabupaten lain seperti di Kalimarau dan Maratua di Berau. Kita berharap dengan inftrastruktur yang tersedia ini kunjungan wisatawan akan naik,” harapnya.

Pariwisata diharapkan menjadi sektor andalan masa depan terutama dalam meningkatkan pendapatan daerah hingga berimbas pada peningkatan taraf hidup masyarakat. Maka, semua stakeholders terkait di daerah hendaknya tidak hanya berwacana dan berpikir

“Kalau kita hanya berpikir maka tidak akan jalan. Tetapi perlu bangun sinergi lintas sektor dan lintas daerah agar potensi pariwisata bisa dikelola secara optimal,” harapnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pengembangan Promosi dan Kerjasama Dispar Kaltim Agung Masuprianggono mengemukakan rakornis untuk membangun kesepahaman dan sinergi dalam membangun pariwisata di Kaltim.

Rakornis dilaksanakan tiga hari (28 Februari – 2 Maret) bertema Penguatan Keterpaduan Pembangunan Pariwisata untuk ekonomi Kaltim yang lebih maju dengan peserta 100 orang terdiri dinas pariwisata serta PHRI, Asita, Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD)  kabupaten dan kota se-Kaltim.(vb/ya)

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.